Program RTLH sebanyak 9 unit di Kota Lubuk Linggau
Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Rianda Pratama hadir mendampingi Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat untuk melakukan serah terima dan peresmian Rumah Bantuan CSR Program Bedah Rumah dari Bank Sumsel Babel, Selasa 16 Desember 2025. Lokasi Rumah Bantuan CSR Program Bedah Rumah dari Bank Sumsel Babel itu terletak di Jalan Puskesmas RT 05, Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuk Linggau Timur 2, Kota Lubuk Linggau.
Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Sumsel Babel dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dan selalu hadir mendukung kegiatan Pemerintah Kota Lubuk Linggau, termasuk jajaran pemerintah daerah, para kepala OPD terkait, unsur kelurahan, ketua RT, serta masyarakat setempat. "Kami bersyukur atas terlaksananya penyerahan bantuan bedah rumah CSR dari Bank Sumsel Babel yang telah lama dinantikan masyarakat. Alhamdulillah, hari ini kita telah bersama-sama menyaksikan dan menyerahkan satu unit rumah bantuan CSR. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi nyata Pemkot Lubuk Linggau dengan Bank Sumsel Babel dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur H Rachmat Hidayat.
Atas komitmen itu, Wali Kota juga mengabarkan bahwa Kota Lubuk Linggau berhasil meraih peringkat pertama BERES (Bersih, Elok, dan Sejahtera) Award Tahun 2025 di Hotel Swarna Dwipa, Selasa 9 Desember 2025 lalu Tingkat Provinsi Sumsel dalam program pengentasan rumah tidak layak huni. "Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai pihak meskipun keterbatasan anggaran daerah, salah satunya Bank Sumsel Babel," jelasnya.
Saat ini, ungkap Wali Kota, masih ada sekitar 732 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Lubu Linggau. Tahun 2026, Pemkot Lubuk Linggau memproyeksikan akan membedah 150 RTLH dengan APBD. Meski dengan keterbatasan APBD ditambah Transfer Keuangan Daerah dari pusat berkurang Rp 180 Miliar, hal ini tidak membuat Pemkot Lubuk Linggau patah semangat dalam berupaya mensejahterakan masyarakat. "Melalui berbagai program kami lakukan termasuk melalui bantuan keuangan bersifat khusus dari Gubernur Sumatera Selatan, insya Allah rehab 150 RTLH tahun 2026 tetap terlaksana. Dan harapannya pada tahun 2029 mendatang sudah tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Kota Lubuk Linggau," ungkapnya.
Dimomen itu pula, Wali Kota berharap rumah bantuan CSR dari Bank Sumsel Babel yang telah diserahkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, khususnya kepada Bapak Andi selaku penerima bantuan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.